Perkembangan Provinsi di Indonesia

..... Selengkapnya - Perkembangan Provinsi di Indonesia....


4. Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, 
Batik Tulis B18 Katun Superdan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan.
5. Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara dan Selatan.
6. Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.
7. Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan).
Jumlah provinsi di Indonesia bertambah ketika Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-26. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya.
Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepaskan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste.
Selanjutnya di Indonesia terbentuk beberapa provinsi baru. Provinsi baru yang terbentuk sejak tahun 1999 di Indonesia sebagai berikut.
.
Provinsi Baru di Indonesia Sejak Tahun 1999
No. Provinsi Ibu Kota Dimekarkan dari Tanggal Provinsi
1. Maluku Utara Sofifi-Ternate Provinsi Maluku 4 Oktober 1999 ke-27
2. Banten Serang Provinsi Jawa Barat 17 Oktober 1999 ke-28
3. Kepulauan Bangka Belitung Pangkal Pinang Provinsi Riau 4 Desember 2000 ke-29
4. Gorontalo Gorontalo Sulawesi Utara 22 Desember 2000 ke-30
5. Papua Barat Manokwari Papua 21 November 2001 ke-31
6. Kepulauan Riau Tanjung Pinang Riau 25 Oktober 2002 ke-32
7. Sulawesi Barat Mamuju Sulawesi Selatan 5 Oktober 2004 ke-33
dari Buku Sekolah
Terima kasih Pada: 
Okrek.com - Martapura.Duwur.com - Batik Tulis - Dutapulsa - Millo Shop

Istilah-istilah dalam bidang Teknik Struktur Bangunan

Modulus elastisitas – rasio tegangan normal tarik atau tekan terhadap regangan yang timbul akibat tegangan tersebut.
Batik Tulis B17 Katun SuperMomen – gaya memutar yang bekerja pada suatu batang yang dikenai gaya tegak lurus akan menghasilkan gaya putar (rotasi) terhadap titik yang berjarak tertentu di sepanjang batang.
Momen puntir – momen yang bekerja sejajar dengan tampang melintang batang.
Momen kopel – momen pada suatu titik pada gelegar
Mortar – campuran antara semen, agregat halus dan air yang telah mengeras
Plat Komposit – plat yang dalam aksi menahan bebannya dilakukan oleh aksi komposit dari beton dan plat baja / steel deck sebagai tulangannya.
Pondasi – bagian dari konstruksi bangunan bagian bawah (sub-structure) yang menyalurkan beban struktur dengan aman ke dalam tanah.
Rangka batang ruang – struktur rangka batang yang berbentuk tiga dimensional, membentuk ruang
Rangka kaku – suatu rangka struktur yang gaya-gaya lateralnya dipikul oleh sistem struktur dengan sambungan-sambungannya direncanakan secara kaku dan komponen strukturnya direncanakan untuk memikul efek gaya aksial, gaya geser, lentur, dan torsi;
Rangka tanpa Bracing (Unbraced frame) — sistem rangka dimana defleksi lateral yang terjadi padanya tidak ditahan oleh pengaku atau dinding geser (shear wall)
Sag – simpangan yang terjadi pada struktur kabel, yang merupakan tinggi lengkungan struktur tersebut
sengkang – tulangan yang digunakan untuk menahan tegangan geser dan torsi dalam suatu komponen struktur,
SNI – singkatan dari Standar Nasional Indonesia
Spesi-beton – campuran antara semen, agregat campuran (halus dan kasar) dan air yang belum mengeras
Spesi-mortar – campuran antara semen, agregat halus dan air yang belum mengeras
Struktur bangunan – bagian dari sebuah sistem bangunan yang bekerja untuk menyalurkan beban yang diakibatkan oleh adanya bangunan di atas tanah.
Struktur Balok dan Kolom (post and beam) – sistem struktur yang terdiri dari elemen struktur horisontal (balok) diletakkan sederhana di atas dua elemen struktur vertikal (kolom) yang merupakan konstruksi dasar
Struktur Cangkang – bentuk struktural berdimensi tiga yang kaku dan tipis serta mempunyai permukaan lengkung.
Struktur Grid – salah satu analogi struktur plat yang merupakan struktur bidang, secara khas terdiri dari elemen-elemen linier kaku panjang seperti daftar istilah balok atau rangka batang, dimana batang-batang tepi atas dan bawah terletak sejajar dengan titik hubung bersifat kaku.
Struktur Funicular – sistem struktur yang berbentuk seperti tali, kurva atau kumpulan segmen elemen-elemen garis lurus yang membentuk lengkung
Struktur Membran – konfigurasi struktur yang terbentuk dari lembaran tipis dan fleksibel.
Struktur Plat – struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolit yang tingginya relatif kecil dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainya.
Struktur Rangka Batang – susunan elemen-elemen linier yang membentuk segitiga atau kombinasi segitiga, sehingga menjadi bentuk rangka yang tidak dapat berubah bentuk bila diberi beban eksternal tanpa adanya perubahan bentuk pada satu atau lebih batangnya.
Struktur Rangka Kaku (rigid frame) – struktur yang terdiri atas elemenelemen linier, umumnya balok dan kolom, yang saling dihubungkan pada ujung-ujungnya oleh joints (titik hubung) yang dapat mencegah rotasi relatif di antara elemen struktur yang dihubungkannya.
Struktur Tenda – bentuk lain dari konfigurasi struktur membran, dapat berbentuk sederhana maupun kompleks dengan menggunakan membranmembran.
Struktur Vierendeel – struktur rangka kaku yang digunakan secara horisontal. Struktur ini tampak seperti rangka batang yang batang diagonalnya dihilangkan. Perlu diingat bahwa struktur ini adalah rangka, bukan rangka batang. Jadi titik hubungnya kaku.
Sub-structure – struktur bagian bawah. Pada struktur jembatan merupakan bagian yang mendukung bentang horisontal
Super-structure – struktur bagian atas. Pada struktur jembatan, merupakan bagian struktur yang terdiri dari bentang horisontal.
Sway Frame – suatu rangka yang mempunyai respon terhadap gaya horisontal dalam bidang tidak cukup kaku untuk menghindari terjadinya tambahan gaya internal dan momen dari pergeseran horisontal, sehingga memungkinkan terjadinya goyangan (sway)..............

.

Istilah-istilah dalam bidang Bangunan

aanstamping : pasangan batu kosong yang berfungsi sebagai drainage untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar badan pondasi
aantrede (tread) : anak tangga langkah datar
Batik Tulis B19 Katun Superoptrede(riser) : anak tangga langkah naik
angkur : penghubung kosen dengan pasangan dinding terbuat dari besi beton
apartemen : rumah tinggal sementara
balok kopel : balok beton penan momen
balok Sopi-sopi : sloof berbentuk kuda-kuda
bath mixer shower : bak penampung air dari pancuran mandi
bathtub freestanding : bak mandi tidur yang dipasang bebas
bathub : bak mandi tidur yang dipasang tertanam
beton siklop : beton yang dicampur dengan batu kali
bidet : tempat baung air kecil untuk wanita
bordes (landing) : pemberhentian sementara pada tangga
bouwplank : papan bangunan
eksterior : desain di luar bangunan
elevated water tank : penampung air yang terletak di atas
elevator/ lift : tempat penghubung antar lantai elektrik
eskalator : tangga berjalan
floor drain : lubang saluran pembuang
garis sepadan bangunan : garis batas bangunan
paving block : penutup lantai dari campuran semen portlan dengan pasir
handle : pegangan pintu
hebel : dinding dari beton mutu tinggi
interior : desain di dalam bangunan
jet pum : pompa air tekanan tinggi
kitchen set : almari perkakas dapur
looplijn : garis jalan
neut : penguat kosen pada ambang tegak (kaki kosen)
pantry : meja dapur
plumbing : peralatan dan instalasi air bersih dan air kotor
ring balok : balok beton di atas pasangan dinding
sagrod : besi bulat terbuat dari tulangan polos dengan kedua ujungnya memiliki ulir dan baut
saniter dan rioolering : saluran air bersih dan saluran air kotor
septictank : bak penampung kotoran padat
sloof : balok beton di atas pondasi
Skycraper : bangunan pencakar langit
toilet roll holder : tempat gulungan kertas tisuue
towel rail : gantungan handuk
uitzet : pengukuran pada awal pendirian bangunan
Urinoar : tempat Luang air kecil pria
veerscharnier : engsel skarnir pegas
wastafel : tempat cuci tangan
water Closet : tempat Luang air besar (jongkok/duduk)
waterpas : alat penyipat datar
zaking : penurunan setempat-setempat pada bangunan


.Mode Fashion OkRek . . .

dari A

Profile


SEKILAS PT A

SEKILAS PT A
PT. A didirikan berdasarkan akta perseroan terbatas No. 26 [Read More]

Produk



Dasar Perencanaan Struktur Baja

Desain struktur harus memenuhi kriteria kekuatan (strength), kemampuan layan (serviceability) dan ekonomis (economy). [Read More]

PT Asian Profile Indosteel

Produk Bahan Baku Visi & Misi Perusahaan Profil nomine Pacu Etika Berbisnis Investment Award Penanganan Lingkungan [Read More]


Bahan Baku

Produk yang di butuhkan PT A  Scrap (Besi Tua) Mangan (Mn) Silikon (Si) Aluminium Billet Batu Bara [Read More]  

Pabrik/Kantor:   Surabaya,
Telp:  Fax:


Memproduksi:
Baja Tulangan (Besi Beton) SNI: POLOS (BjTP), ULIR (Sirip / BjTS)
Baja untuk Kepentingan UMUM (BjKU): Polos (Round Bar), Ulir (Deform Bar)
Besi Profile: Nako (Virkan/Kotak/ Square Bar), Plat Strip dll.

Tag

Award BKPM Bahan Bangunan Baja Bangunan Berita bisnis Brosur Green Economic Investment Award ISO 9001 NRP Organisasi Pabrik Pemerintah Perusahaan Produk Profile PT A Sertifikasi SNI Standar Struktur Bangunan Teori

Batik Sablon Malam adalah salah satu jenis batik

Batik Sablon Malam adalah salah satu jenis hasil proses produksi batik yang teknis pembuatannya sama seperti proses batik sablon, tetapi yang disablonkan bukan pewarna melainkan malam. Sehingga secara prinsip batik sablon malam adalah teknik kombinasi batik sablon dan batik cap.

Dengan penggabungan teknik ini, batik sablon malam memiliki kwalitas yang paling bagus. Dari sisi motif, bisa sangat detail dan rapi. Dari sisi warna, bisa sangat awet dan mengkilap karena kedua sisi kain mori terkena proses pewarnaan semua.

Kelebihan dari batik sablon malam adalah kecepatan dalam produksinya dan daya tahan warnanya. Seperti halnya batik sablon, batik sablon malam juga menggunakan plankan untuk pembuatan motifnya. Bedanya pori-pori plankan yang digunakan agak lebih besar dari pada batik sablon. Selain itu bahan plankan dan film yang digunakan juga harus tahan panas, karena akan dilewati cairan malam panas. Oleh karena itulah biaya batik sablon malam relatif lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, tetapi kwalitasnya juga sangat mempesona. 


    Proses pembuatan batik sablon malam adalah sebagai berikut :
  • Siapkan desain dalam ukuran satu bahan, kurang lebih ukuran 2 x 1 meter
  • Cetak film desain dalam plankan (plankan yang digunakan adalah khusus untuk cairan malam).
  • Jumlah plankan yang dibutuhkan adalah sesuai dengan jumlah warna yang akan digunakan.
  • Siapkan kain mori dasar yang akan disablon, dengan posisi kain mori yang kencang.
  • Letakkan plankan di atas kain, lalu tuangkan cairan malam dan tarik dari ujung plankan ke ujung plankan lainnya dengan valet.
  • Tunggu beberapa saat hingga malam mengeras.
  • Celup kain mori kedalam tangki pewarna.
  • Rebus kain mori untuk proses lorot yang bertujuan menghilangkan bekas malam.
  • Keringkan kain mori.
  • Ulangi langkah di atas, untuk setiap perbedaan warna dan desain.
    Ciri-ciri batik sablon malam adalah :
  • Motif bisa tidak berulang
  • Desain bisa lebih detail
  • Warna pada kain sama di kedua belah sisi
  • Warna lebih tahan lama & mengkilap

Produk Cantik Ok Rek

Perhiasan dari Martapura